EMAIL

redaksi@fkam.or.id

Call/SMS Center

085647588822

Merajut Ukhuwah Membina Persatuan Islam

  • Home
  • Merajut Ukhuwah Membina Persatuan Islam
29 Nov
0

Merajut Ukhuwah Membina Persatuan Islam

إنَّ الحَمْدَ لله، نَحْمَدُه، ونستعينُه، ونستغفرُهُ، ونعوذُ به مِن شُرُورِ أنفُسِنَا، وَمِنْ سيئاتِ أعْمَالِنا، مَنْ يَهْدِه الله فَلا مُضِلَّ لَهُ، ومن يُضْلِلْ، فَلا هَادِي لَهُ.

وأَشْهَدُ أنْ لا إلَهَ إلا اللهُ وَحْدَهُ لا شَرِيكَ لَهُ، وأشهدُ أنَّ مُحَمَّدًا عبْدُه ورَسُولُه.

{ يَاأَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا اتَّقُوا اللَّهَ حَقَّ تُقَاتِهِ وَلا تَمُوتُنَّ إِلا وَأَنْتُمْ مُسْلِمُونَ } [آل عمران: 102] .

{ يَاأَيُّهَا النَّاسُ اتَّقُوا رَبَّكُمُ الَّذِي خَلَقَكُمْ مِنْ نَفْسٍ وَاحِدَةٍ وَخَلَقَ مِنْهَا زَوْجَهَا وَبَثَّ مِنْهُمَا رِجَالا كَثِيرًا وَنِسَاءً وَاتَّقُوا اللَّهَ الَّذِي تَسَاءَلُونَ بِهِ وَالأرْحَامَ إِنَّ اللَّهَ كَانَ عَلَيْكُمْ رَقِيبًا } [النساء: 1] .

{ يَاأَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا اتَّقُوا اللَّهَ وَقُولُوا قَوْلا سَدِيدًا * يُصْلِحْ لَكُمْ أَعْمَالَكُمْ وَيَغْفِرْ لَكُمْ ذُنُوبَكُمْ وَمَنْ يُطِعِ اللَّهَ وَرَسُولَهُ فَقَدْ فَازَ فَوْزًا عَظِيمًا } [الأحزاب: 70، 71].

أما بعد:

 

Jama’ah Shalat Jum’at rahimakumullah.

Pertama, marilah kita senantiasa melazimi kesyukuran kepada Allah Ta’ala atas segenap limpahan rahmat dan karunia-Nya, sehingga sampai pada kesempatan kali ini, kita masih diberi kesempatan dan kekuatan untuk hadir di masjid yang mulia ini untuk menjalankan salah satu kewajiban yaitu ibadah shalat Jum’at. Merupakan anugerah yang indah yang patut disyukuri ketika seorang muslim bisa berkumpul bersama saudara-saudaranya sesama umat Islam di tempat yang sama, berjajar berbaris rapi, dengan satu tujuan beribadah kepada Allah. Tiada lagi dibedakan status sosial, suku ataupun perbedaan yang lainnya. Antara pejabat dan rakyat duduk dan berbaris di tempat yang sama. Antara yang kaya bergelimang harta dan fakir miskin kekurangan berkumpul menghadap kiblat yang sama, menyembah Allah. Tidak ada sekat usia, remaja dan orang tua berjajar di shaf yang sama. Yang menyatukan mereka adalah agama Islam, yang menyatukan mereka adalah keimanan.

 

Betapa indah persaudaraan seperti Islam. Persaudaran inilah yang harus di bangun kembali bukan hanya di dalam masjid saat shalat Jum’at, namun harus diimplementasikan dalam hidup dan kehidupan. Allah Ta’ala berfirman,

 

إِنَّمَا ٱلْمُؤْمِنُونَ إِخْوَةٌ فَأَصْلِحُوا۟ بَيْنَ أَخَوَيْكُمْۚ وَٱتَّقُوا۟ ٱللَّهَ لَعَلَّكُمْ تُرْحَمُونَ 

“Sesungguhnya orang-orang mukmin itu bersaudara, karena itu damaikanlah antara kedua saudaramu (yang berselisih) dan bertakwalah kepada Allah agar kamu mendapat rahmat.” (Q.S. Al Hujurat :10)

 

Jama’ah shalat Jum’at rahimakumullah.

Betapa indah petunjuk dari Allah dalam ayat tadi. Sesungguhnya setiap orang Islam adalah bersaudara. Maka perlakukan saudara sebagaimana saudara. Jika kita senang berbuat baik kepada orang lain, bahkan kita senang berbuat baik kepada hewan sekalipun, maka ketahuilah bahwa saudara kita lebih berhak mendapat perlakuan baik dari kita. Bangun komunikasi yang baik, agar benang-benang ukhuwah terajut kembali. Kedepankan husnudhan, biasakan tabayun. Cari sisi-sisi kesamaan dan sikapi perbedaan dengan kedewasaan. Tidak mesti untuk bersatu harus sama persis dalam semua hal. Bahkan perbedaan yang ada akan menjadi penguat rajutan persatuan, asal disinergiskan untuk mengapai tujuan yang sama yaitu ‘Izzul Islam wal Muslimin dalam naungan keridhaan Allah.

 

Jama’ah shalat Jum’at rahimakumullah.

 

Simaklah gambaran yang indah dari sabda Rasulullah berikut,

مَثَلُ الْمُؤْمِنِيْنَ فِي تَوَادِّهِمْ وَتَرَاحُمِهِمْ وَتَعَاطُفِهِمْ، مَثَلُ الْجَسَدِ إِذَا اشْتَكَى مِنْهُ عُضْوٌ تَدَاعَى لَهُ سَائِرُ الْجَسَدِ بِالسَّهَرِ وَالْحُمَّى”

(متّفق عليه)

“Perumpamaan orang yang beriman yang saling mencintai dan saling menyayangi serta saling mengasihi bagaikan satu tubuh. Apabila satu anggota tubuh merasa sakit, maka yang lain tidak bisa tidur dan merasa demam.” (Muttafaqun ‘alaihi)

 

Inilah perumpamaan yang digambarkan oleh Rasulullah. Orang beriman satu dengan yang lain ibarat satu kesatuan, seperti tubuh yang satu. Di sini jelas bahwa tubuh tidak terdiri dari bagian yang sama, ada berbagai organ dengan bentuk dan fungsi yang berbeda, namun semua terikat dalam satu kesatuan yaitu tubuh kita. Kepala dan kaki tentu berbeda, demikian juga mata dan telinga. Sama-sama jari, antara jempol dan kelingking berbeda. Namun perbedaan tersebut tidak membuat anggota tubuh bermusuhan dan saling mendengki, tidak pernah kaki protes dan minta kepala menggantikan untuk berjalan. Demikian juga yang lain. Semua saling memahami peran masing-masing. Maka alangkah indah gambaran Rasulullah tentang persaudaraan di atas keimanan ini. Adanya perbedaan di sadari sepenuhnya, namun bukan dijadikan alasan untuk berpecah belah. Tidak mungkin saru tubuh terdiri dari kepala saja, atau tangan saja tanpa mau bersinergi dengan yang lainnya. Bahkan seindah apapun bola mata nan bening, tentu orang akan menjadi ngeri jika bola mata keluar dari kepada karena enggan bersama bagian tubuh yang lain.

 

Jama’ah shalat Jum’at rahimakumullah,

Perumpamaan ini juga memberikan pelajaran bagi kita semua bahwa perlu kita menghadirkan kesadaran akan arti penting persaudaraan Islam. Sehingga tumbuh rasa saling mencintai dan menyayangi, kemudian muncul rasa saling menjaga dan melindungi. Ada kepedulian dan empati kepada saudara seiman. Jika ada yang kesulitan maka yang lain berlomba untuk segera membantu dan memberikan pertolongan. Yang kaya tidak pelit, yang miskin tidak dengki dan iri. Para pejabat berlaku adil, rakyat hormat dan taat, semua berharap kemuliaan Islam kembali bersinar dalam naungan keridhaan Allah Ta’ala.

 

Jama’ah shalat Jum’at rahimakumullah.

 

Mari kita simak kembali nasihat Rasulullah shalallahu ‘alahi wassalam berikut,

لَا تَحَاسَدُوا، وَلَا تَنَاجَشُوْا، وَلَا تَبَاغَضُوا، وَلَا تَدَابَرُوا، وَلَا يَبِعْ بَعْضُكُمْ عَلَى بَيْعُ بَعْضٍ، وَكُوْنُوا عِبادَ اللّهِ إِخْوَانًا، الْمُسْلِمُ أَخُو الْمُسْلِمِ: لَا يَظْلِمُهُ، وَلَا يَحْقِرُهُ، وَلَا يَخْذُلُهُ، التَّقْوَى هَاهُنَا – وَيُشِيْرُ إِلَى صَدْرِهِ ثَلَاثَ مَرَّاةٍ- بِحَسْبِ امْرِىءٍ مِنَ الشَّرِّ أَنْ بَحْقِرَ أَخَاهُ الْمُسْلِمَ. كُلُّ الْمُسْلِمِ عَلَى الْمُسْلِمِ حَرَامٌ : دَمُهُ وَمَالُهُ وَعِرْضُهُ”

(رواه مسلم)

“Jangan kalian saling dengki, jangan pula saling melakukan najasy, jangan saling membenci dan jangan saling membelakangi. Dan jangan pula engkau semua itu menjual atas jualan orang lain. Dan jadilah hamba-hamba Allah yang bersaudara. Seorang muslim itu adalah saudara orang muslim yang lain. Janganlah ia menganiaya saudaranya, jangan merendahkannya, dan jangan menghinakannya. Ketakwaan itu di sini (beliau sambil menunjuk ka arah dadanya sampai tiga kali). Cukuplah seseorang itu menjadi orang buruk, jika ia menghina saudaranya sesama muslim. Setiap orang Islam terhadap orang Islam yang lain itu haram darahnya, hartanya dan kehormatannya.” (H.R. Muslim)

 

Inilah petunjuk Rasulullah untuk menjaga dan merawat persauadaraan Islam. Semoga Allah menolong kita semua dalam kebaikan, melembutkan hati kita semua untuk menerima dan memahami saudara seiman sehingga ukhuwah terajut dan kesatuan umat terbangum… Aamiin

 

أَقُوْلُ قَوْلِيْ هَذَا وَأَسْتَغْفِرُ اللهَ الْعَظِيْمَ لِيْ وَلَكُمْ وَلِسَائِرِ الْمُسْلِمِيْنَ. فَاسْتَغْفِرُوْهُ، إِنَّهُ هُوَ الْغَفُوْرُ الرَّحِيْمُ

 

KHUTBAH KEDUA

 

اَلْحَمْدُ لِلَّهِ, اَلْحَمْدُ لِلَّهِ حَمْدًا كَثِيْرًا كَمَا أَمَرَ. أَشْهَدُ أَنْ لاَ إِلَهَ إِلاَّ اللهُ وَحْدَهُ لاَ شَرِيْكَ لَهُ وَأَشْهَدُ أَنَّ مُحَمِّدًا عَبْدُهُ وَرَسُوْلُهُ وَعَلَى آلِهِ وَأَصْحَابِهِ وَمَنْ تَبِعَهُمْ بِإِحْسَانٍ إِلَى يَوْمِ الدِّيْنِ، أَمَّا بَعْدُ؛ عِبَادَ اللهِ، أُوْصِيْكُمْ وَإِيَّايَ بِتَقْوَى اللهِ، فَاتَّقُوا اللهَ حَقَّ تُقَاتِهِ وَلاَ تَمُوْتُنَّ إِلاَّ وَأَنتُمْ مُّسْلِمُوْنَ

 

Jama’ah Shalat Jum’at rahimakumullah,

 

Mari kita sejenak menghadirkan hati dengan sepenuh ketundukan dan kekhusyukan, memohon dan berdo’a kepada Allah Ta’ala, semoga Allah mengabulkan do’a kita…

إِنَّ اللَّهَ وَمَلَائِكَتَهُ يُصَلُّونَ عَلَى النَّبِيِّ يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا صَلُّوا عَلَيْهِ وَسَلِّمُوا تَسْلِيماً

اَللَّهُمَّ صَلِّ عَلَى مُحَمَّدٍ وَعَلَى آلِ مُحَمَّدٍ كَمَا صَلَّيْتَ عَلَى إِبْرَاهِيْمَ وَعَلَى آلِ إِبْرَاهِيْمَ، إِنَّكَ حَمِيْدٌ مَجِيْدٌ. وَبَارِكْ عَلَى مُحَمَّدٍ وَعَلَى آلِ مُحَمَّدٍ كَمَا بَارَكْتَ عَلَى إِبْرَاهِيْمَ وَعَلَى آلِ إِبْرَاهِيْمَ، إِنَّكَ حَمِيْدٌ مَجِيْدٌ

اللهُمَّ اغْفِرْ لِلْمُسْلِمِيْنَ وَالمسْلِمَاتِ وَالمؤْمِنِيْنَ وَالمؤْمِنَاتِ الأَحْيَاءِ مِنْهُمْ وَالأَمْوَات

اللَّهُمَّ أَلِّفْ بَيْنَ قُلُوبِنَا وَأَصْلِحْ ذَاتَ بَيْنِنَا وَاهْدِنَا سُبُلَ السَّلاَمِ وَنَجِّنَا مِنَ الظُّلُمَاتِ إِلَى النُّورِ وَجَنِّبْنَا الْفَوَاحِشَ مَا ظَهَرَ مِنْهَا وَمَا بَطَنَ وَبَارِكْ لَنَا فِى أَسْمَاعِنَا وَأَبْصَارِنَا وَقُلُوبِنَا وَأَزْوَاجِنَا وَذُرِّيَّاتِنَا وَتُبْ عَلَيْنَا إِنَّكَ أَنْتَ التَّوَّابُ الرَّحِيمُ وَاجْعَلْنَا شَاكِرِينَ لِنِعْمَتِكَ مُثْنِينَ بِهَا قَابِلِيهَا وَأَتِمَّهَا عَلَيْنَا

اللَّهُمَّ إنَّا نَسْأَلُكَ الهُدَى ، والتُّقَى ، والعَفَافَ ، والغِنَى

اَللَّهُمَّ اكْفِنا بِحَلاَلِكَ عَنْ حَرَامِكَ وَأَغْنِنَا بِفَضْلِكَ عَمَّنْ سِوَاكَ

اللَّهُمَّ أَحْسِنْ عَاقِبَتَنَا فِى الأُمُورِ كُلِّهَا وَأَجِرْنَا مِنْ خِزْىِ الدُّنْيَا وَعَذَابِ الآخِرَةِ

رَبَّنَا آتِنَا فِي الدُّنْيَا حَسَنَةً وَفِي الْآخِرَةِ حَسَنَةً وَقِنَا عَذَابَ النَّارِ

وَصَلَّى اللهُ عَلَى نَبِيِّنَا مُحَمَّدٍ وَعَلَى آلِهِ وَصَحْبِهِ و َمَنْ تَبِعَهُمْ بِإِحْسَانٍ إِلَى يَوْمِ الدّيْن

وَآخِرُ دَعْوَانَا أَنِ الْحَمْدُ لله رَبِّ الْعَالَمِيْنَ

0 Comments

Leave a Comment