Andai Dosa Memiliki Bau

0
134

Dari Yunus berkata, aku mendengar Muhammad bin Wasi’ rahimahumullah berkata,

” لَوْ كَانَ يُوْجَدُ لِ الذُّنُوْبِ رِيْحٌ مَا قَدَرْتُمْ أَنْ تَدْنُوْا مِنِّيْ مِنْ نَتْنِ رِيْحِيْ”

Seandainya dosa memiliki bau, kalian tidak akan mampu berdekatan denganku karena busuknya bau dosaku.”
(Ensiklopedi Hikmah, Ibnul Jauzy, Pustaka Arafah, 2011, hal 214)

Sahabat…
Kita bisa tenang, nyaman bergaul dengan manusia karena efek dari dosa tidak mesti langsung kelihatan dan dapat dikenali manusia. Allah masih menunda untuk menghukum dan bahkan memberikan kesempatan bagi kita untuk bertaubat dan memperbaiki diri.

Dan bekas dosa secara umum tidak menampakkan tanda dhahir. Noda kotoran dosa tidak berwarna dan tidak berbau. Andai boleh berandai, jika dosa memiliki bau, semakin besar dosa semakin busuk baunya tentu kita sendiri tidak akan tahan mencium aroma busuk dosa kita, apalagi orang lain.

Namun kasih sayang Allah begitu luas, dengan rahmat-Nya Allah sembunyikan tanda dosa di dunia ini, agar manusia tidak malu dan mau bertaubat untuk memperbaiki diri. Sebelum semua terlambat, sebelum semua dibuka oleh Allah untuk diadili, maka mari segera berbenah, segera memperbaiki diri.

Semoga Allah mengampuni dosa-dosa kita semua … Aamiin.

Barakallahu fiikum.
🌅🌼🌸🌺🌹🌺🌸🌻🌄

 

Ust. Syamsuddin

TINGGALKAN KOMENTAR

Tuliskan komentar
Masukkan Nama