Kegiatan Da’i PDM(praktek Dakwah Masyaralkat) pada Bulan Ramadhan di Kayangan, Tertomoyo, Wonogiri

0
2597

Tanggal Pertama tama kami merasa Bersyukur atas nikmat Allah yang telah diberikan kepada kami. Perjalanan dakwah berjalan lancar. Masyarakat cukup menerima sampai saat ini. Imam rawatib diserahkan kepada kami. Adzan selalu kami lakukan secara bergantian. Jika tidak karena mix rusak, adzan bisa tepat waktu. Terutama adzan subuh & maghrib. Karena masjid al ashr termasuk masjid utama di dusun Ngandong.

Masalah perut di sana cukup berlimpah. Pokoknya 4 sehat 5 sempurna ada. Jangan heran jika para dai yang dari sini pulang tambah gemuk. Badan sehat dakwah pun menjadi lebih kuat. Tempat tinggal enak, bersih, dan lengkap. Minum tersedia, mau hangat ada, dingin pun ada. Tinggal pilih, tuan rumah sudah mempersilakan memilih menu. Hari ini sayut asem dan ikan asin, buah pisang, gorengan ditambah teh manis hangat. Masih ada lagi snack ringan. Pokoknya masya Allah pelayanan tuan rumah begitu spesial.
Kegiatan subuh berjamaah berjalan dengan jamaah sekitar 10 orang. Pagi hari sempat jalan pagi sembari silaturahmi. Berharap ada warga yang bisa dikunjungi. Hari ini kami berkunjung ke rumah pak yanto seorang guru honorer di SD negeri Ngandong. Beliau juga usaha toko kelontong. Cukup sukses, punya mobil untuk kulakan barang di pasar. Biasa berangkat subuh di pasar tirtomoyo. Setelah ngobrol sama pak Yanto, kami lanjutkan pulang ke penginapan.
Kembali ke penginapan kami membantu tuan rumah menjemur cengkeh. Bulan ini memang sedang musim cengkeh. Harga cengkeh basah sekiar 30-40rb/kg. jadi, ya lumayan misal punya 30 kg cengkeh bisa laku sekitar 1 juta rupiah. Jika cengkeh kering harganya 90rb rupiah tergantung kualitas. Cengkeh bisa berbuah sekitar umur 3 tahun menurut pak Agus. Tanaman cengkeh bisa didapat di toko bibit tanaman. Menurut Pak Kepala Desa Ngandong, pak Sartono, memang masyarakat Ngandong sebagian besar adalah petani. Sebagai besar petani cengkeh. Ada buruh pemetik cengkeh dengan upah 70rb/hari.
Penduduk yang merantau cukup banyak. Penduduk Desa Sukoharjo sekitar 6000 jiwa sedangkan yang mempunyai hak pilih sekitar 4000 jiwa. Mayoritas adalah muslim. 5 orang saja yang Kristen.
Pada malam hari kegiatan shalat tarawih berjalan lancar dengan baik. Saya menjadi imam tarawih. Kultum saya serahkan pak Kepala Desa, Pak Sartono. Biasanya beliau kalau ngisi bisa sampai 2 jam tergantung jamaah yang hadir. Tapi kali ini hanya sekitar setengah jam saja. Kemudian dilanjutkan diskusi ringn dengan kami. Saya sempat berdiskusi selama sekitar setengah jam ditemani teh panas dan makanan ringan. Beliau cukup ramah dan terbuka.
Lalu pada sore hari kegiatan TPA berjalan lancar. Ada beberapa anak yang tidak hadir. Mungkin baru persiapan ujian. Kata Dafa, besuk jadwalnya ujian matematika dan bahasa jawa. Sore tadi juga sempat olahraga bareng santri TPA. Main bola bareng di halaman masjid. Anak perempuan mainan sendiri di bawah pohon. Kali ini tidak ada buka bersama, masih nunggu donatur. Mudah mudahan besuk sore ada snack buka bersama.

TINGGALKAN KOMENTAR

Tuliskan komentar
Masukkan Nama