fbpx
Beranda blog Halaman 23

Dosa Itu Kini Tumbuh Besar

0

Sebagai manusia, kita terkesan biasa melihat hal-hal kecil dan remeh dalam hidup kita. Kita tidak terlalu memikirkan apalagi mengkaji hal tersebut, karena pikiran kita mengenai hal tersebut adalah hal yang tidak penting dan tidak tidak memberi keuntungan. Begitu juga sebagian kaum muslimin memandang remeh perkara dosa kecil.

Abu Hamid al-Ghazali mengungkapkan, “Dosa adalah ungkapan untuk segala pelanggaran terhadap perintah Allah denga berbuat jahat dan meninggalkan yang wajib.” Adapun dosa kecil menurut para Ulama adalah : “Dosa yang tidak sampai pada ukuran dosa besar yang terkecil atau dosa yang pelakunya tidak dikenakan Hadd (Hukuman dunia) atau wa’id (ancaman siksa akhirat).”

Namun jangan pernah meremehkan dosa-dosa kecil. Dosa kecil yang luput dari perhatian kita, akan tumbuh terakumulasi menjadi dosa besar. Faktor-faktor penyebabnya adalah,

 

1.Apabila dilakukan dengan konsisten dan terus-menerus. Oleh sebab itu para ulama sepakat, “Tidak ada namanya dosa kecil apabiladilakukan dengan terus-menerus. Dan tidak ada namanya disa besar bila diiringi dengan taubat.”

 

2.Ada unsur meremehkan. Sesungguhnya perbuatan dosa itu apabila dianggap berat oleh hamba, akan menjadikannya kecil di sisi Allah. namun sebaliknya, apabila diremehkan ia akan menjadi besar di sisi Allah. karena anggapan sebuah dosa sebagai dosa yang besar berpangkal dari hati yang benci kepadanya dan berupaya menghindarinya.

 

3.Apabila seorang hamba merasa senang melakukannya. Jika rasa senang telah mendominasi pada diri seseorang, maka menjadi besarlah dosa itu dan besar pula pengaruhnya untuk menghitamkan hati. Sesungguhnya dosa-dosa itu membinasakan. Apabila seorang hamba terjerumus pada semua bentuk dosa dan pelanggaran, setan berhasil menggiringnya ke arah lembah hitam. Hendaklah ia segera sadar bahwa dirinya telah dikalahkan setan dan dirinya semakin jauh dari Allah.

 

4.Apabila dosa dilakukan terang-terangan. Yaitu jika seseorang menyebut dan menceritakan kepada orang banyak tentang perbuatan dosa atau kemaksiatan yang ia perbuat. Dampak perbuatan ini adalah menimbulkan dan mengundang hasrat orang lain yang mendengarnya, sehingga tertarik untuk untuk menirunya. Jadilah dua macam dosa terkumpul menjadi satu yang konsekwensinya pun lebih berat.

 

“Orang-orang munafik laki-laki dan perempuan, sebagian dengan sebagian yang lain adalah sama, mereka menyuruh berbuat yang mungkar dan melarang berbuat yang makruf. (QS. at-Taubah: 67).

Sebagian Ulama salaf berpendapat: Tidak pernah seorang hamba itu melanggar kehormatan seseorang paling besar daripada menolong saudaranya melakukan maksiat dan memudahkan jalan maksiat kepadanya.

Sumber : http://www.arrisalah.net/2017/04/dosa-itu-kini-tumbuh-besar/

Antara Pilihan Kita dan Pilihan-Nya

0

Ingin memiliki harta sebanyak mungkin, ingin meraih jabatan setinggi mungkin atau ingin memiliki rumah semegah dan semewah mungkin. Mayoritas manusia terselip harapan seperti itu. Dan ketika melalui usaha yang panjang dan berat, atau bahkan telah berdoa dengan sepenuh pengharapan  belum juga mendapatkan sesuai keinginan, terkadang muncul putus asa, kekecewaan dan zhan yang buruk kepada Allah.

Karena menurut kita, semua yang kita inginkan itu baik untuk kita. Sehingga tatkala apa yang kita dapat ternyata kurang dari yang kita inginkan, rasa kecewa menghampiri kita. Padahal Allah lebih tahu tentang apa yang baik untuk kita dan apa yang buruk. Bahkan di antara wujud kasih sayang Allah kepada hamba-Nya adalah ketika Dia membagi rejeki sesuai kadar maslahat bagi hamba-Nya, bukan sesuai dengan apa yang menjadi keinginan mereka. Bisa saja kita mengharap sesuatu menjadi milik kita, padahal sesuatu yang lain justru lebih baik untuk kita. Atau mengharap lebih banyak lagi harta, padahal ternyata itu sesuatu yang memadharatkan jika terwujud seperti apa yang kita suka. Maka Allah tetapkan apa yang lebih maslahat bagi hamba-Nya, meskipun hamba itu tidak suka karena ketidaktahuannya.

“Boleh jadi kamu membenci sesuatu, padahal ia amat baik bagimu, dan boleh jadi (pula) kamu menyukai sesuatu, padahal ia amat buruk bagimu; Allah mengetahui, sedang kamu tidak mengetahui. “ (QS. al-Baqarah: 216)

Apakah mungkin pemberian yang banyak itu menimbulkan madharat? Ya, sangat mungkin. Bisa jadi harta yang banyak menjadikan pemiliknya tergerak melakukan sejenis maksiat yang belum pernah terpikirkan sebelumnya. Makin banyak harta, varian maksiatpun semakin banyak dan terbuka peluangnya.

Bisa jadi harta yang banyak itu akan menyibukkan kita, hingga melupakan tugas sejati kita sebagai seorang hamba. Atau akan membuat kita sombong, merasa bahwa semua yang di tangan itu semata-mata karena hasil kerja keras kita. Lalu merasa lebih mulia dari orang lain yang lebih sedikit hartanya katimbang darinya.

Allah Ta’ala berfirman,

“Dan sekiranya Allah melapangkan rezeki kepada hambanya, niscaya mereka akan berbuat melampaui batas di bumi, tetapi Dia menurunkan dengan ukuran yang Dia kehendaki, sungguh, Dia Maha teliti terhadap (keadaan) hamba-hambanya.” (QS. asy-Syuura: 27)

Maka sebaik-baik sikap adalah berikhtiar sekuat tenaga, bertawakal dan berharap sepenuhnya kepada Allah, dan selebihnya ridha terhadap apa yang Allah berikan kepada-Nya. Disertai persangkaan yang baik, bahwa apa yang Allah berikan kepada kita itu lebih baik dari apa yang kita inginkan. Bahkan selayaknya kita bersyukur bahwa Allah memberi kita sesuai dengan pilihan-Nya, dan tentulah pilihan Allah lebih baik dariada pilihan kita. Semoga Allah anugerahkan qana’ah kepada kita, Aamiin.

 

(Ust. Abu Umar Abdillah)

Sumber : http://www.arrisalah.net/2017/04/antara-pilihan-kita-dan-pilihan-nya/

Pendaftaran Mahasiswa Baru Akademi Al-Qur’an FKAM Gelombang ke-2

0

🔊 *DIBUKA PENDAFTARAN MAHASISWA BARU GELOMBANG KE-2*

*PUSAT PENDIDIKAN DAI DAN IMAM MASJID AKADEMI AL-QUR’AN (AAQ) FKAM*

💎 *_BEASISWA PENUH 2 TAHUN_* 💎

Dalam rangka memenuhi kebutuhan tenaga dai dan imam masjid yang memiliki kemampuan standar, maka Forum Komunikasi Aktivis Masjid (FKAM) membuka pendaftaran mahasiswa baru Pusat Pengkaderan Dai dan Imam Masjid Akademi Al Qur’an (AAQ) FKAM tahun ajaran 2017/2018.

Mahasiswa AAQ FKAM adalah lulusan pondok pesantren, SMA atau yang sederajat.Diasramakan penuh selama 2 tahun. Diharapkan setelah selesai, mampu menjadi dai dan imam masjid yang siap ditugaskan di berbagai daerah di Indonesia.

Keunggulan program ini memiliki spesialisasi dalam mendalami dan menguasai *4T (tahsin, tahfidz, tarjamah, tafsir)* sebagai bekal dai dan imam masjid.

💡 *• PERSYARATAN:*
1. Laki-lakir umur min 17 s.d 25 tahun dan telah lulus pondok pesantren, SMA atau yang sederajat.
2. Mampu membaca Al Qur’an dengan tartil dan memiliki hafalan min 1 juz.
3. Mampu berbahasa Arab pasif.
4. Menyerahkan pas photo 4×6 berwarna= 4 lembar, photo copy ijazah/surat keterangan lulus terakhir dan transkip nilai raport terakhir.
5. Photo copy KTP atau KK (identitas yang berlaku).
6. Surat rekomendasi tokoh/ormas/takmir masjid setempat.
7. Surat keterangan sehat dokter.
8. Bersedia ditugaskan sebagai da’i dan imam masjid.
9. Belum pernah mengikuti pendaftaran gelombang 1

🏡 *• FASILITAS:*
1. Gratis biaya program pendidikan selama 2 tahun.
2. Disediakan asrama dan makan selama program pendidikan
3. Program pendukung: outbond, training motivasi, dan wawasan keislaman.
4. Tenaga pengajar: Lulusan Timur Tengah, LIPIA Jakarta, native speaker dari Mesir, dan Aktivis Dakwah Solo Raya.

📝 *• PENDAFTARAN:*
1. Dimulai: 7 Mei — 28 Mei 2017, Tes Seleksi: 29 Mei 2017, Pengumuman hasil seleksi: 31 Mei 2017.

2. Cara Pendaftaran:

a. Khusus Jawa:
Datang langsung ke Kampus Akademi Al Qur’an FKAM (Alamat: Bangkokan rt. 11/04, Kranggan, Polanharjo, Klaten, Jawa Tengah) untuk mengisi formulir dan menyerahkan berkas persyaratan di atas.

b. Luar Jawa:
Mengirim curriculum vitae dan berkas persyaratan di atas yang telah discan disertai rekaman bacaan Al Quran 2 halaman ke email: _akademifkam@gmail.com_

3. Bagi pendaftar yang dinyatakan lolos seleksi administrasi, akan dihubungi melalui telepon untuk mengikuti tes masuk.

📞 *Informasi lebih lanjut (Call/WA):*
082 325 447 778
085 6475 888 22
085 77777 5390

Program Tebar Da’i FKAM Ke Pelosok Negeri

0

Ramadhan bulan mulia dengan berjuta pahala yang telah dijanjikan. Persiapan untuk beramal pada Bulan Ramadhan merupakan bagian dari kesempurnaan amal di dalamnya.

Di kota besar penjuru Indonesia, tidak ada kata sulit untuk mencari da’i yang mengisi ceramah dan imam tarawih, bahkan sejumlah nama da’i bisa memenuhi jadwal selama 30 hari tanpa ada pengulangan nama. Tapi, lain halnya dengan masjid-masjid di desa bahkan di pelosok daerah yang minim akan da’i, belum lagi keilmuan tentang Islam yang masih kurang.

Forum Komunikasi Aktivis Masjid (FKAM Indonesia) bersama Akademi Al Qur’an FKAM pada tiap ramadhan, menggulirkan program pengiriman da’i ke daerah-daerah terpencil yang ke-7 kalinya melalui PRODIN (Program DSakwah Islam Indonesia).

Bekal aqidah, fikih serta ibadah yang benar dan pelajaran-pelajaran keislaman akan disampaikan kepada masyarakat umum, agar sempurna ilmu mereka tentang syariat Alloh. Keberadaan para da’i di masyarakat sangatlah dinantikan untuk memberikan pengarahan menuju kesempurnaan ibadah kepada Alloh SWT.

Bagi para muhsinin, dimungkinkan untuk bersama mendulang pahala ramadhan 1438 H. Jika kita belum bisa berdakwah atau belum mampu berdakwah ke pelosok daerah. Maka, cukupkan diri kita untuk membioayai program ini, mendapatkan pahala da’i yang kita biayai dengan tidak sedikitpun mengurangi pahala da’i tersebut.

Rekening Dakwah dan Pendidikan Baitulmal FKAM
Bank Syariah Mandiri No. 7083865878 a.n. Yayasan Baitulmal FKAM. Konfirmasi Bukti Transfer Ke: 0857-2516-7000

Baitulmal FKAM Pusat
Jl. Slamet Riyadi Gang Bakung No.287, Purwonegaran, Laweyan, Kota Surakarta. HP. 0851-0498-1234
Call Center : 0271-726 248

Muslim Medical FKAM Gelar Pengobatan Gratis di Balai Desa Congol, Boyolali.

0

Boyolali, Jawa Tengah, Indonesia, (fkam.or.id) — Muslim Medical FKAM (MM FKAM) Boyolali menyelenggarakan kegiatan pengobatan gratis di Desa Congol Babadan Sambi (19/3). Acara dimulai pukul 08.00 WIB hingga 12.00 WIB. Dalam kegiatan pelayanan pengobatan gratis tersebut, ada sebanyak 44 pasien hadir untuk berobat.

Acara diawali dengan sambutan Takmir Masjid Desa Congol. Beliau mengucapkan terima kasih atas hadirnya Muslim Medical FKAM dan mendoakan para donatur agar dimudahkan segala urusan dan mendapatkan berkahnya.

Jazakumullah kepada para donatur yang telah mendukung pengadaan obat-obatan dan kepada Takmir Masjid Desa Congol Babadan Sambi yang telah mendukung acara ini. Semoga Allah mempermudah segala urusan kita. Aamiin..

Layanan Kantor Cabang
Baitulmal FKAM Boyolali Jl. Anggrek No. 33 Pulisen Boyolali, Telp: 085229543949.

Rekening Kesehatan
Bank Syariah Mandiri No. 7083865711 a.n. Yayasan Baitulmal FKAM. Konfirmasi Bukti Transfer Ke: 0857-2516-7000

Baitulmal FKAM Pusat
Jl. Slamet Riyadi Gang Bakung No.287, Purwonegaran, Laweyan, Kota Surakarta. HP. 0851-0498-1234
Call Center : 0271-726 248

www.fkam.or.id

Mozaik Duka Korban Bencana Tanah Longsor Banaran

0

Mozaik duka korban bencana tanah longsor Banaran yang bisa menjadi renungan :

Bagaimana rasanya Bapak ibunya belum ditemukan tertimbun longsor dengan ditinggali 5 adik yang beberapa masih SD dan SMP, dia adalah kakak tertua dari 6 bersaudara yang terkena musibah. Bapak ibunya tertimbun saat memanen jahe dengan motivasi supaya jahenya tidak kelongsoran.

Bagaimana hanya dalam waktu beberapa detik longsor menghasilkan duka mendalam, pola longsor yang tidak bisa dinalar dengan akal manusia, bagaimana seseorang selamat dari longsor karena disuruh ganti baju dan ambil karung saat memanen jahe.

Bagaimana seorang bapak dan anak sudah siap lari dengan sepeda motor saat akan terjadi longsor tetapi motornya tdak bisa menyala saat diselah yang akhirnya ayah berserta anak dlm posisi boncengan ini juga tertimbun.?

Bagaimana istri melihat dengan mata kepala sendiri suaminya dilahap tanah gembur tanpa komponen air.?

Bagaimana saat ibu dan anak usia sekitar 5 th tertimbun di rumah saat memasakan suaminya.?

Bagaimana para pemain dadu dan remi semalam suntuk sampai pagi keasikan main juga tertimbun disana, bagaimana orang malamnya kendurenan syukuran habis beli mobil paginya mobil tertimbun.?

Bagaimana seorang perangkat desa yg bermaksud untuk melarang para petani dan menghimbau meninggalkan kebun jahe, sekaligus memfoto lokasi untuk bahan laporan justru juga ikut tertimbun dan belum ditemukan.?

Bagaimana anak kecil yang sekolah dipanti saat pulang ayahnya dikabarkan ikut tertimbun belum ditemukan serta menangis terus menerus.?

Bagaimana rasanya saat kedua orang tuanya meninggal bukan karena memanen jahenya sendiri tapi membantu memanen punya kerabatnya, yang sebenarnya rumah dan ladangnya aman tidak kena longsor.?

Bagaimana rasanya seorang anak yang akhir tahun telah merencanakan pernikahan belum sampai waktunya kedua orang tuanya sudah meninggal.?

Bagaimana rasanya seorang anak yang beberapa hari kedepan akan ada pertemuan wali murid sementara orangtuanya juga tertimbun.?

Bagaimana rasanya saat dikabari bapak ibunya terkena longsor, sedang dia dalam posisi ada acara munas dijakarta,saat pulang kereta ternyata delay.?

Wallohua’alam Bishowab

Sumber : 2 orang saksi mata yang melihat langsung kejadian, semuanya pingsan tanpa kena percikan longsor tetapi sempat melihat longsor, baru sadar saat sudah ada diberi oksigen dirumah kepala desa.

Ditulis di rumah kerabat korban.
Bintoro, Bekiring, Pulung, Ponorogo
02 April 2017

NB : Cerita ini didapat oleh relawan #SARFKAM dan dinyatakan valid oleh lurah setempat Bp Sarno, Semoga kita bisa mengambil hikmah dan menjadi bahan renungan bahwa kematian tidak menunggu waktu untuk datang. Mari persiapkan diri sebelum maut datang menghampiri.

Sambut Ramadhan,  Pembangunan Masjid PUSDIKLAT Akademi Al-Qur’an FKAM Pekan Ke 13 Dipercepat

0

Kota Klaten​- (fkam.or.id) – Forum Komunikasi Aktivis Masjid (FKAM Indonesia) saat ini tengah melakukan pembangunan dan pengembangan Kampus Penghafal Al Qur’an yakni Pusat Pendidikan & Pelatihan Da’i dan Imam Masjid Akademi Al Qur’an FKAM, berupa Pembangunan untuk Masjid Kampus, 2 Rumah Asatidz dan Kios Unit Produktif

Alhamdulillah atas dukungan para muhsinin baik berupa zakat, infaq, sedekah, wakaf maupun hibahnya. Pembangunan dan Pembangunan Gedung Pusdiklat AAQ FKAM telah masuk pekan ke-13, yaitu Proses Pemasangan Lantai Keramik dan Pembuatan Kuba Masjid, yang menjadi target penyelesaian di pekan selanjutnya untuk menyambut datangnya Bulan Ramadhan.

Diharapkan melalui program ini, dapat menumbuhkan kualitas mahasiswa Akademi Al Qur’an FKAM dan meningkatkan hubungan yang harmoni dengan masyarakat lingkungan kampus. Sehingga kegiatan syiar dan dakwah Islam bisa berjalan sinergi serta dapat berkelanjutan.

Jazakumullah khoirun katsiro kami sampaikan kepada para muhsinin atas partisipasi dan donasi Zakat, Infaq, Shadaqah, Wakaf dan Hibahnya.

Donasi Program Wakaf Tunai Kampus Penghafal Al Qur’an :
Bank CIMB Niaga Syariah No.7609.8687.6800 a.n. Yayasan Baitulmal FKAM
Konfirmasi Bukti Transfer ke : 0857-2516-7000

NB. Untuk memudahkan verifikasi jenis donasi, dimohon menambah angka 300 pada digit terakhir transfer.

Call Center : (0271) 726 248
www.baitulmalfkam.com

Ribuan Ummat Islam Solo Raya Hadir Dalam Acara Membedah Kesesatan Buku “Islam Tuhan, Islam Manusia

0

Surakarta, (fkam.or.id) – Kamis malam (11/05/2017) , Suasana di Masjid Baitul Makmur, Solobaru, Grogol, Sukoharjo tidak seperti biasanya. Ribuan jama’ah tumpah ruah sampai memenuhi lahan parkir. Bertepatan dengan acara membedah buku “Islam Tuhan, Islam Manusia”, karya Haidar Bagir, tokoh Syi’ah nasional.
Antusias umat Islam Soloraya begitu tinggi, mereka ingin mengetahui bagaimana tokoh Syi’ah tersebut menyesatkan umat, khususnya melalui tulisan seperti dalam buku tersebut. Buku ini juga sebelumnya  di bedah di IAIN Surakarta dengan menghadirkan penulisnya dan mendapatkan penolakan umat Islam.
Acara ini diadakan oleh Forum Komunikasi Aktivis Masjid (FKAM) dengan menghadirkan Ketua Dewan Syari’ah Kota Surakarta (DSKS), DR. Mu’inudinillah Basri, MA , Serta Ketua Aliansi Nasional Anti Syiah (ANAS) Solo Raya, Ustadz. Tengku Azhar, Lc, dan dimoderatori oleh Direktur Akademi Al Qur’an FKAM, Ustadz. Umair Khodimul Aziz, Lc.
“Acara ini bertujuan untuk meluruskan dan membentengi aqidah umat Islam, khususnya di Solo, dari penyimpangan pemahaman Aqidah Ahlus Sunnah” kata Rosyid Ahmadi, ketua panitia acara tersebut. [Hbb- fkam.or.id]

Follow Us

2,135FansSuka
1,607PengikutMengikuti

ARtikel terbaru