EMAIL

redaksi@fkam.or.id

Call/SMS Center

085647588822

Sahabat Sesurga

  • Home
  • Sahabat Sesurga
18 Oct
0

Sahabat Sesurga

Sahabat, lazimnya ikatan terjalin karena suatu persamaan. Ada yang tersatukan karena daerah asal, ada yang terkumpul karena hoby, ada yang bersahabat karena bisnis atau profesi, bahkan na’udzubillah ada yang membentuk perkumpulan berdasar kemaksiatan. Namun hanya 1 ikatan persaudraan saja yang akan langgeng hingga kehidupan setelah mati. Yaitu ikatan yang dirajut dengan benang-benang keimanan dan persaudaraan karena Allah. Ikatan inilah yang akan mendatangkan keridhaan Allah Ta’ala.

Dalam riwayat Muslim dari Abu Hurairah radhiyallahu ‘anhu, beliau mengabarkan bahwa Rasulullah ﷺ pernah berkisah:
“Ada seorang yang sedang mengunjungi saudaranya di suatu kampung lain. Maka Allah mengutus malaikat untuk mengikuti dan menjaganya dalam perjalanan.

Setelah sampai, malaikat itu bertanya, “Anda mau kemana?”
Orang tersebut menjawab, “Aku ingin bertemu saudaraku di kampung ini.”
Malaikat bertanya, “Apakah ada urusan bisnis dengan teman Anda itu.”
Dia menjawab, “Oh sama sekali tidak, saya hanya ingin bertemu dengannya karena saya mencintainya karena Allah.”
Malaikat itu berkata, “Aku adalah utusan Allah untuk memberitahumu bahwa Allah mencintaimu sebagaimana kamu mencintai saudaramu karena-Nya.”

Sahabat, Itulah ikatan persaudaraan yang dibangun di atas pondasi keimanan. Saling membantu dan saling mencintai karena Allah. Sehingga Allah ridha dan mencintai mereka. Alangkah bahagiannya orang yang bersaudara karena iman, bukan karena harta yang mereka saling berbagi, bukan pula karena daerah asal yang sama, bukan pula karena sesama pecinta hoby tertentu.
Namun persaudaraan yang diikat dengan tali keimanan, dibangun di atas kesamaan dalam keyakinan. berama-sama shalat menghadap kiblat yang satu, bersama-sama mengikuti Nabi yang satu dan bersama-sama mencari ridha Allah bukan ridha manusia. Inilah ikatan yang tetap akan terjaga dikala ikatan yang lain telah terputus dan dilupakan. Ikatan yang akan dibawa hingga saat berkumpul di jannah in syaa Allah.

Semoga Allah lunakkan hati kita semua untuk bisa memahami dan mincintai saudara kita sesama orang beriman karena berharap ridha Allah semata.
Aamiin
Syamsuddin Boyolali

0 Comments

Leave a Comment