EMAIL

redaksi@fkam.or.id

Call/SMS Center

085647588822

Temu Konsultasi Dewan Pengawas Syariah & Lembaga Amil Zakat Tingkat Nasional Tahun 2018 – FKAM

  • Home
  • Temu Konsultasi Dewan Pengawas Syariah & Lembaga Amil Zakat Tingkat Nasional Tahun 2018 – FKAM
12 Oct
0

Temu Konsultasi Dewan Pengawas Syariah & Lembaga Amil Zakat Tingkat Nasional Tahun 2018 – FKAM

“Temu Konsultasi Dewan Pengawas Syariah dan Lembaga Amil Zakat Tingkat Nasional Tahun 2018” telah berlangsung di Hotel Harris Vertu Harmoni Jakarta Pusat, Rabu-Jum’at (10-12/10/2018). Acara tersebut adalah acara rutin tahunan yang diselenggarakan oleh Direktorat Pemberdayaan Zakat dan Wakaf Ditjen BIMAS Islam Kementerian Agama Republik Indonesia.

Pertemuan ini dihadiri oleh para pemateri dari Wasekjen MUI Pusat, Doktor Pertama Indonesia di Bidang Fiqh Muqarin Universitas Al-Azhar Dr. Oni Syahroni, MA., Tokoh Syariah 2018 Dr. Irfan Sauqi Beik Dan diikuti oleh 40 peserta termasuk para pengawas syariah lembaga amil zakat se-Indonesia. Salah satunya Ustadz Tengku Azhar, Lc. selaku Dewan Syariah LAZ Baitulmal FKAM.

Acara dibuka oleh Dirjen Bimas Islam Kemenag Prof. Dr. Muhammadiyah, M.Ag. Dalam sambutannya, beliau mengatakan “Ada beberapa Fungsi Dewan Pengawas Syariah LAZ di seluruh Indonesia, diantaranya memantau dan mengawasi pelaksanaan pengumpulan ZIS dan dana sosial keagamaan lainnya; memantau dan mengawasi pendistribusian dan pendayagunaan ZIS; dan mengawasi hak penggunaan amil zakat sesuai prinsip Syariah.”

“Melakukan pengkategorisasian opini (usulan) syariah suatu lembaga zakat berdasarkan kepatuhan Syariah dan memberikan teguran/peringatan apabila terdapat penyimpangan atau potensi penyimpangan terhadap prinsip-prinsip syariah dalam kegiatan operasional lembaga pengelola zakat”, jelas imbuhnya.

Sekjen Direktorat Bimas Islam Kemenag Drs. H. Tarmidzi Tohor, M.A dalam materinya mengatakan, “Di Indonesia, Potensi zakat mencapai 217 Trilyun dan Tanah Waqaf mencapai 200 Juta Hektar. Hingga kini 2018 BAZNAS baru mencapai 6, 8 Trilyun pengumpulan dana zakat. Sehingga sosialisasi zakat perlu lebih disemarakkan karena masih banyak umat Islam yang belum memiliki kesadaran zakat.” Paparnya.

Beliau juga menuturkan, “Masih banyak tanah wakaf yang terlantar, dan ini adalah kezaliman. Maka perlu ada pembinaan dan edukasi kepada para nazhir tanah wakaf. Jangan sampe tanah wakaf hanya utk Kuburan dan Masjid”, tegasnya.

Alhamdulillah, pada temu konsultasi tahun ini mendapat tamu istimewa dari Dewan Pengawas Syariah PPZ Pusat Pungutan Zakat Malaysia. Beliau menjelaskan tentang fatwa-fatwa kontemporer zakat di Malaysia. “Hendaknya para Dewan Pengawas Syariah (DPS) LAZ agar mengkaji betul harta yang wajib dizakati dan para mustahiq zakatnya, seperti contoh riqab (budak). Walaupun hari ini tidak ada budak, tapi apakah betul-betul tidak ada mustahiqnya atau perlu qiyas dalam kajian ini”, ungkapnya.

Tags:

1 Comments

Nicole Batten

15 Oct, 2018 @ 12:43am Reply

Why viewers still use to read news papers when in this technological world the whole thing is available on net?

Leave a Comment